Senin, 06 Desember 2010

senyum mentari

Pagi yang indah.
Disambut senyum mentari yang indah..
Kicauan burung bangunkan jiwa yang kelam.
Terjaga dari mimpi yang indah.
Berdo’a dalam hati.
“ya Rob,terimakasih engkau telah-
bangunkan ku setelah kematian”.
Hidup bagaikan air yang jernih.
Didalam berkas yang berdebu.
Tak terasa air mata ini jatuh.
Basahkan pipi merah merkah..
Sesalkan dosa yang terlah terbuat..
“ya Rob,ampuni dosa-dosa ku”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar